Striker legendaris Argentina, Mario Kempes memberikan opininya mengenai peta persaingan La Liga. Meski mengaku kagum dengan kiprah mantan klubnya, Valencia yang mampu bersaing di papan atas, namun Kempes merasa bahwa perebutan gelar juara masih berada di antara duo El Clasico.
Pria 60 tahun ini mengakui bahwa Real Madrid merupakan kandidat utama jawara Spanyol tahun ini. Sementara lawan abadi mereka, Barcelona untuk saat ini tengah tertinggal dari segi performa.
"Setelah mengalami banyak masalah tahun lalu, tak ada yang mengira bahwa tahun ini Valencia mampu bersaing dengan hebat. Mereka punya manager yang hebat dan pemain berkualitas, namun belum saatnya bagi mereka untuk berbicara kans juara," ungkap Kempes seperti dilansir Diario AS.
"Real dan Barcelona saat ini masih terlalu kuat. Untuk saat ini, Real adalah yang terkuat di Spanyol, namun aku tak akan menganggap remeh Barcelona begitu saja, mereka punya banyak pemain hebat."
Hingga melewati jornada 11, saat ini El Real masih memimpin klasemen La Liga dengan poin 27, unggul dua angka dari Barcelona di posisi kedua dan tiga poin dari Valencia di urutan ketiga.
Portal berita sepak bola terlengkap, teraktual dan update setiap hari dengan berita-berita terkini di dunia sepak bola.
Tampilkan postingan dengan label La Liga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label La Liga. Tampilkan semua postingan
Jumat, 21 November 2014
Soraja Vucelic, Pacar Baru Neymar Pamer Body Di Pantai
Model seksi asal Serbia, Soraja Vucelic beberapa waktu mencuri perhatian lantaran ia digosipkan sedang mengencani bintang Barcelona dan Brasil, Neymar.
Menurut media yang berbasis di Beograd, Kurir, Soraja bertemu dengan Neymar di Ibiza pada tahun lalu dan hubungan mereka berlanjut via Skype.
Baru-baru ini wanita 28 tahun itu kedapatan sedang bersantai di Pantai Puro, Tivat, Montenegro, hanya beberapa pekan setelah ia dikabarkan dijemput jet pribadi Neymar untuk datang ke Barcelona.
Di pantai tersebut, Soraja memamerkan tubuh indah nan seksinya, karena ia hanya mengenakan bikini yang membuat bagian intimnya nampak jelas dipandang.
Penasaran seperti apa keseksian Soraja Vucelic di Pantai Puro? Berikut galeri foto selengkapnya, spesial untuk anda!
Menurut media yang berbasis di Beograd, Kurir, Soraja bertemu dengan Neymar di Ibiza pada tahun lalu dan hubungan mereka berlanjut via Skype.
Baru-baru ini wanita 28 tahun itu kedapatan sedang bersantai di Pantai Puro, Tivat, Montenegro, hanya beberapa pekan setelah ia dikabarkan dijemput jet pribadi Neymar untuk datang ke Barcelona.
Di pantai tersebut, Soraja memamerkan tubuh indah nan seksinya, karena ia hanya mengenakan bikini yang membuat bagian intimnya nampak jelas dipandang.
Penasaran seperti apa keseksian Soraja Vucelic di Pantai Puro? Berikut galeri foto selengkapnya, spesial untuk anda!
Rabu, 05 November 2014
Eureka, Luis Enrique Punya Obat Untuk Barca
Manager Barcelona, Luis Enrique, mengungkapkan bahwa dirinya tidak akan mengubah filosofi skuad Blaugrana. Menurutnya, Barcelona bisa meraih sukses meski saat ini performanya sedang menurun.
Pernyataan itu diungkapkan Enrique setelah Barcelona menelan dua kekalahan berturut-turut di Primera Division. Setelah ditekuk Real Madrid 1-3 pada 25 Oktober, Barcelona juga secara mengejutkan ditaklukkan Celta Vigo 0-1 pada 1 November.
"Saya tidak akan mengubah apapun. Aku ingin memperbaiki diri dan skuad saya sendiri. Aku ingin memenangi hadiah dengan filosofi sendiri," ujar Enrique. Barcelona bakal menghadapi Ajax Amsterdam pada matchday keempat Grup F Liga Champions di Amsterdam Arena, Rabu (5/11/2014). Enrique pun berharap timnya bisa meraih tiga poin di pertandingan tersebut.
"Setelah dua kekalahan, ini saatnya meraih tiga poin. Aku tidak tahu apakah kami bisa kembali ke jalur yang benar jika mampu mengalahkan Ajax. Tetapi, itu bukan sesuatu yang saya khawatir," kata Enrique. "Aku selalu merasa tertekan menjadi pelatih tim besar, tetapi hal itu normal. Sangat penting untuk meraih kemenangan besok. Jadi, semoga kami bisa finis di puncak klasemen grup."
"Saya berharap Ajax berani melawan kami. Aku menyaksikan pertandingan tahun lalu. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi kami adalah dua tim yang berbeda dengan tahun lalu. Kami akan melawan Ajax dengan cara kami sendiri," tambahnya.
Pernyataan itu diungkapkan Enrique setelah Barcelona menelan dua kekalahan berturut-turut di Primera Division. Setelah ditekuk Real Madrid 1-3 pada 25 Oktober, Barcelona juga secara mengejutkan ditaklukkan Celta Vigo 0-1 pada 1 November.
"Saya tidak akan mengubah apapun. Aku ingin memperbaiki diri dan skuad saya sendiri. Aku ingin memenangi hadiah dengan filosofi sendiri," ujar Enrique. Barcelona bakal menghadapi Ajax Amsterdam pada matchday keempat Grup F Liga Champions di Amsterdam Arena, Rabu (5/11/2014). Enrique pun berharap timnya bisa meraih tiga poin di pertandingan tersebut.
"Setelah dua kekalahan, ini saatnya meraih tiga poin. Aku tidak tahu apakah kami bisa kembali ke jalur yang benar jika mampu mengalahkan Ajax. Tetapi, itu bukan sesuatu yang saya khawatir," kata Enrique. "Aku selalu merasa tertekan menjadi pelatih tim besar, tetapi hal itu normal. Sangat penting untuk meraih kemenangan besok. Jadi, semoga kami bisa finis di puncak klasemen grup."
"Saya berharap Ajax berani melawan kami. Aku menyaksikan pertandingan tahun lalu. Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, tetapi kami adalah dua tim yang berbeda dengan tahun lalu. Kami akan melawan Ajax dengan cara kami sendiri," tambahnya.
Kamis, 30 Oktober 2014
Alex Song Keberatan Jika Kembali Ke Barcelona
Gelandang West Ham United, Alex Song, mengungkapkan bahwa dirinya memiliki rencana untuk mempermanenkan kontrak bersama skuad The Hammers. Song berlabuh ke West Ham dengan status sebagai pesepakbola pinjaman Barcelona. Pesepakbola berumur 27 tahun itu pun dinilai tampil cukup baik karena mampu membawa West Ham menduduki posisi keempat klasemen sementara.
"Menurutku masa depanku berada di sini (Inggris). Keluargaku dan semua manusia bahagia berada di sini. Aku sangat bahagia kembali ke Inggris," ungkap Song. "Aku selalu mengatakan jika aku pindah dari Barcelona, maka aku akan datang ke Inggris dan masa depanku selalu berada di sini."
"Aku hanya ingin menikmati permainanku saat ini dan kita akan lihat apa yang bakal terjadi pada akhir tahun nanti," tambahnya. Sebelum berseragam Barcelona, Song sempat menendang bola untuk Arsenal pada periode 2006 hingga 2012. Enam tahun berada di Emirates, gelandang asal Kamerun itu mencetak tujuh goal dari 138 laga.
"Menurutku masa depanku berada di sini (Inggris). Keluargaku dan semua manusia bahagia berada di sini. Aku sangat bahagia kembali ke Inggris," ungkap Song. "Aku selalu mengatakan jika aku pindah dari Barcelona, maka aku akan datang ke Inggris dan masa depanku selalu berada di sini."
"Aku hanya ingin menikmati permainanku saat ini dan kita akan lihat apa yang bakal terjadi pada akhir tahun nanti," tambahnya. Sebelum berseragam Barcelona, Song sempat menendang bola untuk Arsenal pada periode 2006 hingga 2012. Enam tahun berada di Emirates, gelandang asal Kamerun itu mencetak tujuh goal dari 138 laga.
Senin, 27 Oktober 2014
Raul Gonzalez, Tamu Kerhormatan Real Madrid
Raul Gonzalez menjadi tamu kehormatan Real Madrid saat melakoni turnamen melawan Barca di Santiago Bernabeu, Sabtu (25/10/2014).
Raul diundang untuk merayakan 20 musim debutnya bersama Madrid. Raul menjalani debut sebagai pemain Los Merengues saat menghadapi Real Zaragoza di La Romareda, 29 Oktober 2014.
Sebelum pertandingan "El Clasico", para penonton Santiago Bernabeudisuguhkan cuplikan aksi Raul selama membela Madrid pada periode 1994-2010. Raul juga menerima sebuah kaus Madrid bernomor punggung 20, yang telah ditandatangani seluruh skuad utama Madrid saat ini.
"Ini momen yang sangat spesial. Aku tidak menyangka akan seperti ini. Ada perlakuan yang luar biasa dari klub. Aku hanya bisa mengatakan terima kasih untuk kejutan ini. Perlakuan ini membuatku merasa ini adalah rumahku," kata Raul.
"Aku bisa mengingat segala yang terjadi pada debutku. Itu hari yang sangat spesial. Aku meraih impianku dan itu terjadi selama 20 tahun. Kebanyakan merupakan urusan olahraga. Anda tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi. Aku memiliki kenangan hebat selama beberapa tahun," ujar Raul.
Hingga saat ini, Raul masih tercatat sebagai pemain dengan pertandingan terbanyak untuk Madrid, yakni 741 pertandingan, dan pencetak goal terbanyak klub dengan 323 gol. Setelah meninggalkan Madrid, Raul melanjutkan karier di FC Schalke (2010-2012) dan Al Sadd (2012-14).
Raul diundang untuk merayakan 20 musim debutnya bersama Madrid. Raul menjalani debut sebagai pemain Los Merengues saat menghadapi Real Zaragoza di La Romareda, 29 Oktober 2014.
Sebelum pertandingan "El Clasico", para penonton Santiago Bernabeudisuguhkan cuplikan aksi Raul selama membela Madrid pada periode 1994-2010. Raul juga menerima sebuah kaus Madrid bernomor punggung 20, yang telah ditandatangani seluruh skuad utama Madrid saat ini.
"Ini momen yang sangat spesial. Aku tidak menyangka akan seperti ini. Ada perlakuan yang luar biasa dari klub. Aku hanya bisa mengatakan terima kasih untuk kejutan ini. Perlakuan ini membuatku merasa ini adalah rumahku," kata Raul.
"Aku bisa mengingat segala yang terjadi pada debutku. Itu hari yang sangat spesial. Aku meraih impianku dan itu terjadi selama 20 tahun. Kebanyakan merupakan urusan olahraga. Anda tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi. Aku memiliki kenangan hebat selama beberapa tahun," ujar Raul.
Hingga saat ini, Raul masih tercatat sebagai pemain dengan pertandingan terbanyak untuk Madrid, yakni 741 pertandingan, dan pencetak goal terbanyak klub dengan 323 gol. Setelah meninggalkan Madrid, Raul melanjutkan karier di FC Schalke (2010-2012) dan Al Sadd (2012-14).
Jumat, 17 Oktober 2014
Arsenal Sempat Ingin Merekrut Lionel Messi
Arsenal sempat mengajukan penawaran kepada Barcelona untuk Lionel Messi (27 tahun), Cesc Fabregas (27 tahun), dan Gerard Pique (27 tahun) ketika pemain-pemain itu masih berusia 15 tahun. Pada akhirnya, Arsenal hanya mendapatkan Fabregas. Hal tersebut diungkapkan pakar sepak bola Spanyol untuk Sky Sports, Guillem Balague, dalam buku biografi berjudul "Messi".
Dalam buku tersebut, Balague menyebutkan bahwa pihak Messi mendengarkan penawaran Arsenal, tetapi tanpa keinginan menerimanya. Selain itu, Arsenal kesulitan merealisasikan rencana merekrut Messi karena terbentur masalah izin kerja dan tak bisa menyediakan tempat tinggal untuk keluarga Messi. "Semua berawal dari pertandingan di Lloret de Mar melawan Parma. Pada hari itu, Pique tidak bermain, tetapi pesepakbola lain tampil. Perwakilan Arsenal di Spanyol, Francis Cagigao, terkesan," tulis Balague.
"Mereka menyaksikan sesuatu yang berbeda dan sangat unik, yaitu kontrol bola Cesc dan talenta Messi. Ia menghabiskan hari itu dan hari-hari setelahnya mencari agen Messi."
"Ia kembali untuk bertemu tim asuhan Alex Garcia di MIC turnamen pada Hari Raya Paskah. Sementara Barcelona melawan lawan baru, Cagigao bicara melalui telepon. 'Seandainya aku bisa bertemu seseorang yang bekerja dengan pesepakbola muda asal Argentina itu (Messi)....' Begitu ia menurunkan telepon, seorang perwakilan Lionel Messi di Spanyol, Horacio Gaggioli, yang mendengar percakapan itu, mendekatinya. 'Saya yakin, Anda mencari saya.'
"Malam itu, Francis makan malam dengan agen itu dan mengungkapkan ketertarikan kepada Messi, ketertarikan yang berkembang menjadi tawaran yang diajukan kepada ayah anak itu, Jorge. Sejak saat itu, komunikasi antara Arsenal dan Messi berjalan. Cesc dan Pique juga menjadi target Arsenal."
"Laporan Cagigao tegas. Messi adalah "Si Kutu Kecil" berusia 15 musim yang memiliki kualitas luar biasa, meski saat itu ia belum memiliki kekuatan yang kemudian ia dapatkan."
"Ia cerdas dan memiliki kemampuan mencetak goal luar biasa. Ada beberapa keraguan soal kurangnya berat badan Messi, tetapi itu teratari dengan mudah oleh kemampuannya menendang bola sepak bola."
"Perwakilan Messi mendengarkan apa yang dikatakan Arsenal, tetapi mereka tak berencana berubah pikiran. Ada hambatan untuk mencapai kesepakatan. Club Inggris itu tak bisa menawarkan tempat tinggal (flat) dan akan ada kesulitan mendapatkan izin kerja."
"Sedikit demi sedikit, poin-poin untuk mencapai kesepakatan menguap sampai akhirnya hilang. Namun, mereka berpesan kepada Jorge, 'Kapan pun Anda mengalami masalah, ingat, klub kami menginginkannya.'" ungkap Balague.
Untuk Fabregas dan Pique, Arsenal terbentur masalah kontrak profesional. Dengan usia 15 tahun, kedua pesepakbola itu tak bisa meneken kontrak profesional. Kepada mereka, Arsenal menawarkan kesepakatan verbal yang akan dituangkan dalam kontrak resmi, begitu usia mereka menginjak 16 tahun. Fabregas menerima kesepakatan itu, tetapi agen Pique tidak.
"Terlepas dari itu, Arsenal berhasil mendapatkan tanda tangan Pique dan Cesc. Sebetulnya, nyaris mendapatkan," tulis Balague.
"Pique pergi ke London untuk melihat fasilitas latihan. Semuanya disepakati dan dikonfirmasi, kecuali urusan legal yang memperlambat proses, yaitu ia belum cukup dewasa untuk menandatangani kontrak dan Arsenal menawarkan kesepakatan verbal yang akan dikonfirmasi dalam waktu satu tahun, saat ia berusia 16 tahun. Penawaran yang sama mereka ajukan kepada Cesc. Pique, atau tepatnya agennya, mengatakan tidak," tutur Balague.
Messi akhirnya tidak pergi ke mana-mana. Sementara Pique sempat bergabung dengan Manchester United pada 2004 dan kembali menendang bola untuk Barcelona pada 2008 sampai saat ini. Fabregas juga meninggalkan Barcelona, untuk bergabung dengan Arsenal pada 2003. Fabregas kembali ke Barcelona pada 2011 dan tetap di situ hingga dilepas ke The blues pada bursa bursa perpindahan tahun panas 2014.
Dalam buku tersebut, Balague menyebutkan bahwa pihak Messi mendengarkan penawaran Arsenal, tetapi tanpa keinginan menerimanya. Selain itu, Arsenal kesulitan merealisasikan rencana merekrut Messi karena terbentur masalah izin kerja dan tak bisa menyediakan tempat tinggal untuk keluarga Messi. "Semua berawal dari pertandingan di Lloret de Mar melawan Parma. Pada hari itu, Pique tidak bermain, tetapi pesepakbola lain tampil. Perwakilan Arsenal di Spanyol, Francis Cagigao, terkesan," tulis Balague.
"Mereka menyaksikan sesuatu yang berbeda dan sangat unik, yaitu kontrol bola Cesc dan talenta Messi. Ia menghabiskan hari itu dan hari-hari setelahnya mencari agen Messi."
"Ia kembali untuk bertemu tim asuhan Alex Garcia di MIC turnamen pada Hari Raya Paskah. Sementara Barcelona melawan lawan baru, Cagigao bicara melalui telepon. 'Seandainya aku bisa bertemu seseorang yang bekerja dengan pesepakbola muda asal Argentina itu (Messi)....' Begitu ia menurunkan telepon, seorang perwakilan Lionel Messi di Spanyol, Horacio Gaggioli, yang mendengar percakapan itu, mendekatinya. 'Saya yakin, Anda mencari saya.'
"Malam itu, Francis makan malam dengan agen itu dan mengungkapkan ketertarikan kepada Messi, ketertarikan yang berkembang menjadi tawaran yang diajukan kepada ayah anak itu, Jorge. Sejak saat itu, komunikasi antara Arsenal dan Messi berjalan. Cesc dan Pique juga menjadi target Arsenal."
"Laporan Cagigao tegas. Messi adalah "Si Kutu Kecil" berusia 15 musim yang memiliki kualitas luar biasa, meski saat itu ia belum memiliki kekuatan yang kemudian ia dapatkan."
"Ia cerdas dan memiliki kemampuan mencetak goal luar biasa. Ada beberapa keraguan soal kurangnya berat badan Messi, tetapi itu teratari dengan mudah oleh kemampuannya menendang bola sepak bola."
"Perwakilan Messi mendengarkan apa yang dikatakan Arsenal, tetapi mereka tak berencana berubah pikiran. Ada hambatan untuk mencapai kesepakatan. Club Inggris itu tak bisa menawarkan tempat tinggal (flat) dan akan ada kesulitan mendapatkan izin kerja."
"Sedikit demi sedikit, poin-poin untuk mencapai kesepakatan menguap sampai akhirnya hilang. Namun, mereka berpesan kepada Jorge, 'Kapan pun Anda mengalami masalah, ingat, klub kami menginginkannya.'" ungkap Balague.
Untuk Fabregas dan Pique, Arsenal terbentur masalah kontrak profesional. Dengan usia 15 tahun, kedua pesepakbola itu tak bisa meneken kontrak profesional. Kepada mereka, Arsenal menawarkan kesepakatan verbal yang akan dituangkan dalam kontrak resmi, begitu usia mereka menginjak 16 tahun. Fabregas menerima kesepakatan itu, tetapi agen Pique tidak.
"Terlepas dari itu, Arsenal berhasil mendapatkan tanda tangan Pique dan Cesc. Sebetulnya, nyaris mendapatkan," tulis Balague.
"Pique pergi ke London untuk melihat fasilitas latihan. Semuanya disepakati dan dikonfirmasi, kecuali urusan legal yang memperlambat proses, yaitu ia belum cukup dewasa untuk menandatangani kontrak dan Arsenal menawarkan kesepakatan verbal yang akan dikonfirmasi dalam waktu satu tahun, saat ia berusia 16 tahun. Penawaran yang sama mereka ajukan kepada Cesc. Pique, atau tepatnya agennya, mengatakan tidak," tutur Balague.
Messi akhirnya tidak pergi ke mana-mana. Sementara Pique sempat bergabung dengan Manchester United pada 2004 dan kembali menendang bola untuk Barcelona pada 2008 sampai saat ini. Fabregas juga meninggalkan Barcelona, untuk bergabung dengan Arsenal pada 2003. Fabregas kembali ke Barcelona pada 2011 dan tetap di situ hingga dilepas ke The blues pada bursa bursa perpindahan tahun panas 2014.
Guardiola Ternyata Tak Suka Tiki Taka
Manager Bayern Muenchen, Pep Guardiola, membuat sebuah pengakuan yang cukup mengejutkan. Dia mengatakan bahwa dirinya membenci gaya tiki-taka yang sudah identik dengan Barcelona, ketika dirinya menjadi bos di Camp Nou.
Di bawah komando Guardiola, Barca memang sangat kental dengan gaya menendang bola tersebut yang mengandalkan penguasaan bola. Alhasil, The Catalans sukses menggondol tiga trofi Primera Division serta dua gelar Liga Champions.
Meskipun tiki-taka diperkenalkan oleh Johan Cruyff ketika menjadi bos di Camp Nou, tetapi Guardiola menjadi manager yang paling memberikan efek terhadap gaya permainan tersebut. Barca pun sulit dibendung untuk menguasai Eropa.
Namun, Guardiola, yang kini menjadi manager raksasa Bundesliga, Bayern Muenchen, ternyata tak menyukai gaya tersebut. Demikian penuturan jurnalis Marti Perarnau, dalam tulisannya, yang mengatakan bahwa Guardiola tak suka jika disebut tiki-taka hanya mengandalkan penguasaan bola tanpa melakukan serangan berbahaya.
Dalam detail buku tersebut, ada pernyataan Guardiola ketika menjalani musim pertamanya di Allianz Arena. "Saya membenci semua passing untuk kepentingan itu, semua tentang tiki-taka," ujar manager berusia 43 tahun tersebut kepada para pemain Bayern setelah tampil di bawah form meski menang atas Nuremberg.
"Terlalu banyak yang terbuang dan tidak memiliki tujuan. Anda harus melewatkan bola dengan maksud yang jelas, dengan tujuan menembus gawang lawan. Ini bukan tentang passing untuk kepentingan itu."
Dalam pertemuan dengan para pemainnya pada hari berikutnya, Guardiola menambahkan: "Anda harus menggali DNA-mu sendiri. Saya membenci tiki-taka. Tiki-taka berarti melewatkan bola untuk hal itu, tanpa arah yang jelas. Dan itu sia-sia."
"Barca tidak melakukan tiki-taka. Itu hanya dibikin. Jangan percaya satu kata pun mengenai hal itu. Dalam semua tim olahraga, rahasianya adalah memberikan tekanan kepada satu kubu di lapangan sehingga rival bertahan. Anda terus memberikan tekanan dan menarik mereka ke satu sisi, sehingga ada sisi lain yang lemah."
"Dan ketika kiga sudah melakukan semua itu, kita menyerang dan mencetak gol dari sisi lain. Itulah mengapa kamu harus melewatkan bola, tetapi hanya jika kamu melakukannya dengan tujuan yang jelas."
"Ini hanya memberikan beban kepada lawan, menarik mereka dan kemudian memukul mereka dengan serangan. Itulah permainan yang kami perlukan. Tak ada hubungannya dengan tiki-taka."
Di bawah komando Guardiola, Barca memang sangat kental dengan gaya menendang bola tersebut yang mengandalkan penguasaan bola. Alhasil, The Catalans sukses menggondol tiga trofi Primera Division serta dua gelar Liga Champions.
Meskipun tiki-taka diperkenalkan oleh Johan Cruyff ketika menjadi bos di Camp Nou, tetapi Guardiola menjadi manager yang paling memberikan efek terhadap gaya permainan tersebut. Barca pun sulit dibendung untuk menguasai Eropa.
Namun, Guardiola, yang kini menjadi manager raksasa Bundesliga, Bayern Muenchen, ternyata tak menyukai gaya tersebut. Demikian penuturan jurnalis Marti Perarnau, dalam tulisannya, yang mengatakan bahwa Guardiola tak suka jika disebut tiki-taka hanya mengandalkan penguasaan bola tanpa melakukan serangan berbahaya.
Dalam detail buku tersebut, ada pernyataan Guardiola ketika menjalani musim pertamanya di Allianz Arena. "Saya membenci semua passing untuk kepentingan itu, semua tentang tiki-taka," ujar manager berusia 43 tahun tersebut kepada para pemain Bayern setelah tampil di bawah form meski menang atas Nuremberg.
"Terlalu banyak yang terbuang dan tidak memiliki tujuan. Anda harus melewatkan bola dengan maksud yang jelas, dengan tujuan menembus gawang lawan. Ini bukan tentang passing untuk kepentingan itu."
Dalam pertemuan dengan para pemainnya pada hari berikutnya, Guardiola menambahkan: "Anda harus menggali DNA-mu sendiri. Saya membenci tiki-taka. Tiki-taka berarti melewatkan bola untuk hal itu, tanpa arah yang jelas. Dan itu sia-sia."
"Barca tidak melakukan tiki-taka. Itu hanya dibikin. Jangan percaya satu kata pun mengenai hal itu. Dalam semua tim olahraga, rahasianya adalah memberikan tekanan kepada satu kubu di lapangan sehingga rival bertahan. Anda terus memberikan tekanan dan menarik mereka ke satu sisi, sehingga ada sisi lain yang lemah."
"Dan ketika kiga sudah melakukan semua itu, kita menyerang dan mencetak gol dari sisi lain. Itulah mengapa kamu harus melewatkan bola, tetapi hanya jika kamu melakukannya dengan tujuan yang jelas."
"Ini hanya memberikan beban kepada lawan, menarik mereka dan kemudian memukul mereka dengan serangan. Itulah permainan yang kami perlukan. Tak ada hubungannya dengan tiki-taka."
Senin, 13 Oktober 2014
Diego Costa Ucapkan Terimakasih Pada Del Bosque
Striker tim nasional Spanyol, Diego Costa, mengucapkan terima kasih kepada pelatih Vicente Del Bosque yang telah memberinya kepercayaan untuk terus tampil di lini depan skuad La Furia Roja.
Pernyataan itu diungkapkan Costa setelah membawa Spanyol menang 4-0 atas Luksemburg pada turnamen kualifikasi Grup C Piala Eropa 2016, Minggu (12/10/2014). Kemenangan Spanyol ditentukan oleh goal David Silva (27), Francisco Alcacer (42), Costa (69), dan Juan Bernat (88).
Bagi Costa torehan itu adalah goal perdananya bersama skuad Spanyol. Sebelumnya, ia mengarungi lebih dari 500 menit bertanding bersama skuad La Furia Roja tanpa satu torehan goal pun. "Itu sangat menggangguku bahwa aku tidak bisa mencetak gol. Tetapi, goal ini (saat melawan Luksemburg) memberikanku kehidupan baru," ungkap Costa seusai pertandingan seperti dilansir Football Espana.
"Aku tidak tahu bagaimana bisa aku mencetak gol. Itu terjadi dari bola mati dan aku hanya mencoba untuk menendangnya. Aku harus berterima kasih untuk dukungan pelatih. Setiap laga, dia memberiku kesempatan," tambahnya.
Pernyataan itu diungkapkan Costa setelah membawa Spanyol menang 4-0 atas Luksemburg pada turnamen kualifikasi Grup C Piala Eropa 2016, Minggu (12/10/2014). Kemenangan Spanyol ditentukan oleh goal David Silva (27), Francisco Alcacer (42), Costa (69), dan Juan Bernat (88).
Bagi Costa torehan itu adalah goal perdananya bersama skuad Spanyol. Sebelumnya, ia mengarungi lebih dari 500 menit bertanding bersama skuad La Furia Roja tanpa satu torehan goal pun. "Itu sangat menggangguku bahwa aku tidak bisa mencetak gol. Tetapi, goal ini (saat melawan Luksemburg) memberikanku kehidupan baru," ungkap Costa seusai pertandingan seperti dilansir Football Espana.
"Aku tidak tahu bagaimana bisa aku mencetak gol. Itu terjadi dari bola mati dan aku hanya mencoba untuk menendangnya. Aku harus berterima kasih untuk dukungan pelatih. Setiap laga, dia memberiku kesempatan," tambahnya.
Jumat, 10 Oktober 2014
Jagoan Karate Ini Istri Lewandowski
Tidak dimungkiri bahwa istri atau pacar pesepak bola top biasanya cantik dan seksi. Tidak aneh jika mereka sering pamer tubuh seksi dengan mengenakan baju ketat atau bahkan bikini.
Namun, tidak demikian dengan Anna Stachurska. Istri penyerang Bayern Muenchen, Robert Lewandowski, ini lebih suka pamer otot dan tubuhnya yang kencang. Ini bukan hal yang aneh karena Anna adalah atlet nasional karate Polandia.
Ya, gadis berumur 26 musim ini memang bahagia pamer perutnya yang rata maupun lengannya yang berotot cenderung kekar. Ia biasanya melakukan selfie dan kemudian mengunggah foto-foto bidikannya itu melalui akun Instagram-nya. Anna memang patut bangga karena bentuk tubuhnya yang ideal itu diperoleh melalui kerja keras, bukan diet, apalagi sedot lemak.
Seperti dilansir Caughtoffside, atlet yang penah meraih medali perunggu di kejuaraan dunia karate musim 2009 ini memilih polisi sebagai pekerjaannya. Penjahat pun mungkin harus berpikir berulang kali jika harus berhadapan dengan polisi cantik ini.
Lewandowski melamar dan menikahi Anna pada 2013. Mereka berpacaran cukup lama setelah pertama kali bertemu pada 2007.
Namun, tidak demikian dengan Anna Stachurska. Istri penyerang Bayern Muenchen, Robert Lewandowski, ini lebih suka pamer otot dan tubuhnya yang kencang. Ini bukan hal yang aneh karena Anna adalah atlet nasional karate Polandia.
Ya, gadis berumur 26 musim ini memang bahagia pamer perutnya yang rata maupun lengannya yang berotot cenderung kekar. Ia biasanya melakukan selfie dan kemudian mengunggah foto-foto bidikannya itu melalui akun Instagram-nya. Anna memang patut bangga karena bentuk tubuhnya yang ideal itu diperoleh melalui kerja keras, bukan diet, apalagi sedot lemak.
Seperti dilansir Caughtoffside, atlet yang penah meraih medali perunggu di kejuaraan dunia karate musim 2009 ini memilih polisi sebagai pekerjaannya. Penjahat pun mungkin harus berpikir berulang kali jika harus berhadapan dengan polisi cantik ini.
Lewandowski melamar dan menikahi Anna pada 2013. Mereka berpacaran cukup lama setelah pertama kali bertemu pada 2007.
Messi Tak Minat Pensiun Di Barcelona
Mantan pemain bertahan tim nasional Argentina, Gabriel Ivan Heinze (36), mengatakan, penyerang Barcelona Lionel Messi (27) akan kembali menendang bola untuk Newell's Old Boys sebelum gantung sepatu dan menendang bola di situ hingga pensiun.
"Messi akan pensiun di Newell. Tak perlu melakukan apa pun untuk meyakinkannya. Menurut saya, ia akan kembali ke Argentina hanya untuk membela Newell dan ia akan pensiun di Newell," ujar Heinze.
Messi menendang bola untuk Newell sebelum bergabung dengan Barcelona pada 2000. Messi masih memiliki kontrak hingga Juni 2018 dan Barcelona menyatakan mempertahankan Messi hingga pensiun.
Heinze juga memulai kariernya di Newell. Ia sempat menendang bola untuk Manchester United, Real Madrid, dan AS Roma sebelum kembali ke Newell pada 2012 dan gantung sepatu di situ pada 2014.
"Dulu, aku jarang menendang bola di Argentina dan tak pernah berpikir akan kembali ke sana untuk mengakhiri karier. Namun, dua musim bersama Newell adalah bagian terbaik dalam hidupku," ujar Heinze.
"Messi akan pensiun di Newell. Tak perlu melakukan apa pun untuk meyakinkannya. Menurut saya, ia akan kembali ke Argentina hanya untuk membela Newell dan ia akan pensiun di Newell," ujar Heinze.
Messi menendang bola untuk Newell sebelum bergabung dengan Barcelona pada 2000. Messi masih memiliki kontrak hingga Juni 2018 dan Barcelona menyatakan mempertahankan Messi hingga pensiun.
Heinze juga memulai kariernya di Newell. Ia sempat menendang bola untuk Manchester United, Real Madrid, dan AS Roma sebelum kembali ke Newell pada 2012 dan gantung sepatu di situ pada 2014.
"Dulu, aku jarang menendang bola di Argentina dan tak pernah berpikir akan kembali ke sana untuk mengakhiri karier. Namun, dua musim bersama Newell adalah bagian terbaik dalam hidupku," ujar Heinze.
Jumat, 03 Oktober 2014
Xavi Coba Cari Peruntungan Di Klub Barcelona
Gelandang Barcelona, Xavi Hernandez, mengaku mulai frustrasi karena sering berada di bangku cadangan skuad Blaugrana. Ia pun berharap bisa kembali mendapatkan kesempatan bermain secara reguler. Xavi adalah salah satu pesepakbola yang berperan besar dalam kesuksesan Barca selama empat tahun terakhir.
Namun, pada tahun ini, pelatih Barcelona, Luis Enrique lebih sering memainkannya sebagai pesepakbola cadangan. Posisi Xavi di lapangan tengah Barca sekarang lebih banyak diisi oleh rekrutan baru, Ivan Rakitic. Pemain berumur 34 tahun itu pun mengaku bakal berusaha keras supaya bisa banyak mendapatkan kesempatan bermain. "Aku tidak bahagia duduk di bangku cadangan. Aku ingin sebisa mungkin banyak bermain dan mengubah situasi seperti sekarang ini.
Tetapi, tim tetap utama dan pelatih yang akan memutuskan siapa yang bakal bermain," kata Xavi. Xavi sempat dikabarkan akan hengkang dari Barcelona dan pindah ke Qatar atau club MLS pada tahun panas lalu. Akan tetapi, seiring perjalanan waktu, playmaker The Catalans ini akhirnya memutuskan untuk bertahan paling tidak selama satu musim.
"Menurutku ini bukan situasi yang dramatis dan aku akan mencoba serta mengubahnya supaya bisa merasa sedikit berguna bagi tim. Aku bahagia berada di Barcelona. Aku tidak setuju dengan peran apapun sebelum bertemu dengan Luis Enrique," kata Xavi.
Namun, pada tahun ini, pelatih Barcelona, Luis Enrique lebih sering memainkannya sebagai pesepakbola cadangan. Posisi Xavi di lapangan tengah Barca sekarang lebih banyak diisi oleh rekrutan baru, Ivan Rakitic. Pemain berumur 34 tahun itu pun mengaku bakal berusaha keras supaya bisa banyak mendapatkan kesempatan bermain. "Aku tidak bahagia duduk di bangku cadangan. Aku ingin sebisa mungkin banyak bermain dan mengubah situasi seperti sekarang ini.
Tetapi, tim tetap utama dan pelatih yang akan memutuskan siapa yang bakal bermain," kata Xavi. Xavi sempat dikabarkan akan hengkang dari Barcelona dan pindah ke Qatar atau club MLS pada tahun panas lalu. Akan tetapi, seiring perjalanan waktu, playmaker The Catalans ini akhirnya memutuskan untuk bertahan paling tidak selama satu musim.
"Menurutku ini bukan situasi yang dramatis dan aku akan mencoba serta mengubahnya supaya bisa merasa sedikit berguna bagi tim. Aku bahagia berada di Barcelona. Aku tidak setuju dengan peran apapun sebelum bertemu dengan Luis Enrique," kata Xavi.
Messi vs Ronaldo, Tidak Ada Persaingan Di Antara Kami
Rivalitas antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi adalah sesuatu yang kerap jadi perbincangan banyak orang. Namun, Messi memilih untuk tidak membahasnya.
Mulai dari banyak-banyakan gelar pribadi dan klub hingga jumlah gol, Ronaldo dan Messi adalah dua pemain yang berada di level teratas saat ini. Namun, berkebalikan dengan anggapan banyak orang bahwa keduanya tidak akur, yang terjadi adalah sebaliknya.
Ronaldo pernah mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Messi sama baiknya dengan hubungannya dengan pemain-pemain lain. Dia juga lebih suka keduanya berjalan sendiri-sendiri tanpa ada perbandingan macam-macam.
Demikian pula dengan Messi. Ketika ditanya soal rivalitasnya dengan Ronaldo, dia menjawab dengan diplomatis dengan mengatakan bahwa yang ada di benaknya hanyalah membantu klubnya, Barcelona, semata.
"Berkompetisi dengan Ronaldo? Saya tidak ingin berkompetisi dengannya atau pemain lain," ujar Messi seperti dilansir Sky Sports.
"Ini bukan soal persaingan atau gelar antar-individu. Saya hanya ingin membantu tim saya."
Messi sendiri kini hanya berjarak empat gol dari rekor Telmo Zarra sebagai pencetak gol sepanjang masa La Liga. Total dia sudah mengemas 247 gol sepanjang berkarier di Liga Spanyol. Sementara rekor gol Zarra adalah 251 gol.
Itu artinya, Messi hanya tinggal mencetak empat gol lagi untuk menyamai rekor tersebut atau lima gol lagi untuk melampauinya.
Mulai dari banyak-banyakan gelar pribadi dan klub hingga jumlah gol, Ronaldo dan Messi adalah dua pemain yang berada di level teratas saat ini. Namun, berkebalikan dengan anggapan banyak orang bahwa keduanya tidak akur, yang terjadi adalah sebaliknya.
Ronaldo pernah mengungkapkan bahwa hubungannya dengan Messi sama baiknya dengan hubungannya dengan pemain-pemain lain. Dia juga lebih suka keduanya berjalan sendiri-sendiri tanpa ada perbandingan macam-macam.
Demikian pula dengan Messi. Ketika ditanya soal rivalitasnya dengan Ronaldo, dia menjawab dengan diplomatis dengan mengatakan bahwa yang ada di benaknya hanyalah membantu klubnya, Barcelona, semata.
"Berkompetisi dengan Ronaldo? Saya tidak ingin berkompetisi dengannya atau pemain lain," ujar Messi seperti dilansir Sky Sports.
"Ini bukan soal persaingan atau gelar antar-individu. Saya hanya ingin membantu tim saya."
Messi sendiri kini hanya berjarak empat gol dari rekor Telmo Zarra sebagai pencetak gol sepanjang masa La Liga. Total dia sudah mengemas 247 gol sepanjang berkarier di Liga Spanyol. Sementara rekor gol Zarra adalah 251 gol.
Itu artinya, Messi hanya tinggal mencetak empat gol lagi untuk menyamai rekor tersebut atau lima gol lagi untuk melampauinya.
Kamis, 02 Oktober 2014
Sosok Menakutkan Bagi Gerard Pique Di Old Trafford
Pemain bertahan Barcelona, Gerard Pique, mengungkapkan bahwa dirinya masih menyimpan rasa takut dengan mantan komandan Manchester United (MU), Roy Keane.
Pique bergabung bersama Manchester united pada 2014. Namun, ia tidak sempat bermain bersama Keane karena pria yang kini menjadi asisten manajer Aston Villa itu meninggalkan Old Trafford pada 2005. Keane kemudian bergabung bersama Celtic sebelum memulai karier kepelatihannya bersama Sunderland dan Ipswich Town.
Sementara itu, Pique memutuskan hijrah ke Barca tiga tahun setelahnya. "Aku tidak pernah berkata bahwa saya takut dengan Sir Alex Ferguson. Roy Keane? Ya, mungkin itu berbeda," ungkap Pique. "Aku ingat ketika kami berada di ruang ganti Old Trafford dan teleponku bergetar. Keano kemudian mendengar getaran tersebut dan melakukan hal gila untuk mencari tahu telepon siapa itu. Dia memang seperti itu."
"Sebelum kami (Barcelona) mengalahkan Celtic 1-0 musim lalu, saya melihatnya dipinggir stadion sebagai pengamat ketika kami melakukan pemanasan. Aku menyembunyikan muka dengan tanganku karena dia masih menakutkan bagiku. Aku ketika itu masih 26 tahun dan saya seperti memalukkan diriku sendiri," tambahnya.
Pique bergabung bersama Manchester united pada 2014. Namun, ia tidak sempat bermain bersama Keane karena pria yang kini menjadi asisten manajer Aston Villa itu meninggalkan Old Trafford pada 2005. Keane kemudian bergabung bersama Celtic sebelum memulai karier kepelatihannya bersama Sunderland dan Ipswich Town.
Sementara itu, Pique memutuskan hijrah ke Barca tiga tahun setelahnya. "Aku tidak pernah berkata bahwa saya takut dengan Sir Alex Ferguson. Roy Keane? Ya, mungkin itu berbeda," ungkap Pique. "Aku ingat ketika kami berada di ruang ganti Old Trafford dan teleponku bergetar. Keano kemudian mendengar getaran tersebut dan melakukan hal gila untuk mencari tahu telepon siapa itu. Dia memang seperti itu."
"Sebelum kami (Barcelona) mengalahkan Celtic 1-0 musim lalu, saya melihatnya dipinggir stadion sebagai pengamat ketika kami melakukan pemanasan. Aku menyembunyikan muka dengan tanganku karena dia masih menakutkan bagiku. Aku ketika itu masih 26 tahun dan saya seperti memalukkan diriku sendiri," tambahnya.
Alves Hendak Pindah Ke Inggris, Tinggalkan Barcelona
Pemain bertahan asal Brasil, Dani Alves (31 tahun) mengungkapkan bahwa ini adalah tahun terakhirnya di Barcelona. Menurut Alves, ia akan pindah ke Inggris.
"Musim depan, saya akan pindah ke Inggris. Aku akan bermain di tempat sejarah sepak bola dimulai. Ini akan menjadi tahun terakhirku di Barca," ujar Alves.
Alves mengawali kariernya di Juazeiro dan kemudian pindah ke Bahia hingga direkrut Sevilla pada 2002. Pada 2008, Alves bergabung dengan Barca dan masih memiliki kontrak hingga Juni 2015.
Alves sempat dikabarkan media-media Spanyol akan pindah pada bursa transfer pemain tahun panas 2014. Belakangan, Alves mengonfirmasi bahwa dirinya bertahan di Camp Nou setelah berdiskusi dengan manager Luis Enrique. Sejauh ini, Enrique tetap memperhitungkan Alves dalam timnya. Dari delapan laga yang sudah dilakoni Barca tahun ini, Alves bermain enam kali, semuanya sebagai starter, dan mencetak dua assist.
Jika Alves pindah, Barca sudah memiliki pengganti, yaitu Douglas (24 tahun), yang juga berasal dari Brasil. Douglas didatangkan Barca dari Sao Paolo pada Agustus 2014, yang diyakini memang untuk mengantisipasi kemungkinan Alves pergi.
"Musim depan, saya akan pindah ke Inggris. Aku akan bermain di tempat sejarah sepak bola dimulai. Ini akan menjadi tahun terakhirku di Barca," ujar Alves.
Alves mengawali kariernya di Juazeiro dan kemudian pindah ke Bahia hingga direkrut Sevilla pada 2002. Pada 2008, Alves bergabung dengan Barca dan masih memiliki kontrak hingga Juni 2015.
Alves sempat dikabarkan media-media Spanyol akan pindah pada bursa transfer pemain tahun panas 2014. Belakangan, Alves mengonfirmasi bahwa dirinya bertahan di Camp Nou setelah berdiskusi dengan manager Luis Enrique. Sejauh ini, Enrique tetap memperhitungkan Alves dalam timnya. Dari delapan laga yang sudah dilakoni Barca tahun ini, Alves bermain enam kali, semuanya sebagai starter, dan mencetak dua assist.
Jika Alves pindah, Barca sudah memiliki pengganti, yaitu Douglas (24 tahun), yang juga berasal dari Brasil. Douglas didatangkan Barca dari Sao Paolo pada Agustus 2014, yang diyakini memang untuk mengantisipasi kemungkinan Alves pergi.
Jumat, 26 September 2014
Seragam Jersey Lemon ala Barcelona
Barcelona meluncurkan seragam ketiga untuk musim ini. Seragam ketiga ini akan mulai dijual pada Kamis (25/9/2014). Masih dibuat oleh Nike, seragam ketiga Barcelona ini berwarna sangat terang mencolok seperti warna lemon.
Barcelona dan Nike sepakat untuk menggunakan warna kuning cerah pada seragam ini. Dok. Barcelona Seragam ketiga Barcelona. "Setengah penampilan seragam ini adalah desain sepak bola tradisional. Namun, kami menambahkan beberapa hal baru," kata Nike Football Global Creative Director, Martin Lotti.
"Kami ingin menggunakan warna-warna cerah. Seragam ini akan bersinar di bawah sorot lampu stadion pada malam hari. Seolah-olah, seragam ini dialiri listrik," lanjutnya.
Barcelona dan Nike sepakat untuk menggunakan warna kuning cerah pada seragam ini. Dok. Barcelona Seragam ketiga Barcelona. "Setengah penampilan seragam ini adalah desain sepak bola tradisional. Namun, kami menambahkan beberapa hal baru," kata Nike Football Global Creative Director, Martin Lotti.
"Kami ingin menggunakan warna-warna cerah. Seragam ini akan bersinar di bawah sorot lampu stadion pada malam hari. Seolah-olah, seragam ini dialiri listrik," lanjutnya.
Neymar Bayangan Sang Legenda, Romario
Pelatih tim nasional Brasil, Carlos Dunga, mengatakan bahwa striker Barcelona, Neymar, telah mengingatkannya kepada salah satu legenda skuad Selecao, Romario. Neymar tampil gemilang di awal perhelatan Piala Dunia 2014. Ia mencetak empat goal sebelum akhirnya harus absen hingga akhir turnamen karena mendekap cedera setelah menghadapi Kolombia di perempat final, 4 Juli 2014.
"Neymar adalah pemimpin. Dia adalah patokan dalam sepak bola Brasil dan dunia. Logis jika dia suka bersaing dan menang," puji Dunga. "Dia adalah pesepakbola yang ingin selalu dituntut dan dimotivasi setiap waktu. Dia menyukai hal tersebut."
"Dengan cara seperti itu dia mirip dengan Romario. Kamu perlu memotivasi pesepakbola sepertinya," tambahnya.
Lebih lanjut, Dunga juga berkomentar perihal kemungkinan kembalinya Kaka. Menurutnya, Kaka bisa saja kembali bermain bersama Brasil jika performa mantan pesepakbola AC Milan itu bersama Sao Paulo memang baik. "Jika dia bisa melanjutkan peforma terbaiknya, saya akan memanggilnya kembali ke team nasional Brasil," tambahnya.
"Neymar adalah pemimpin. Dia adalah patokan dalam sepak bola Brasil dan dunia. Logis jika dia suka bersaing dan menang," puji Dunga. "Dia adalah pesepakbola yang ingin selalu dituntut dan dimotivasi setiap waktu. Dia menyukai hal tersebut."
"Dengan cara seperti itu dia mirip dengan Romario. Kamu perlu memotivasi pesepakbola sepertinya," tambahnya.
Lebih lanjut, Dunga juga berkomentar perihal kemungkinan kembalinya Kaka. Menurutnya, Kaka bisa saja kembali bermain bersama Brasil jika performa mantan pesepakbola AC Milan itu bersama Sao Paulo memang baik. "Jika dia bisa melanjutkan peforma terbaiknya, saya akan memanggilnya kembali ke team nasional Brasil," tambahnya.
Kamis, 25 September 2014
Enrique Tidak Berkomentar Perihal Barca Sedang
Manager Barcelona, Luis Enrique, mengaku tidak ingin mempermasalahkan hasil imbang 0-0 melawan Malaga pada lanjutan Primera Division di Stadion La Rosaleda, Rabu (24/9/2014). Barcelona tampil mendominasi pada pertandingan tersebut. =
Akan tetapi, disiplin dan rapatnya barisan pertahanan Malaga membuat Lionel Messi dan kawan-kawan kesulitan mengembangkan permainan hingga akhir laga. Menurut catatan ESPN, sepanjang pertandingan, Barcelona menguasai bola sebanyak 70 persen dan menciptakan melepaskan 10 tembakan tanpa satupun tepat mengarah ke gawang.
Adapun tim tuan rumah melepaskan dua tembakan akurat dari enam percobaan. "Masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Kami berada di arah yang benar. Kami tahu rasanya seperti apa menderita. Tetapi, ini tentang mencari solusi, bukan alasan," ungkap Enrique.
"Kami akan menjaga kritik terhadap diri kami sendiri di dalam ruang ganti. Kami harus membayar hasil pertandingan ini, tetapi hasil ini juga merupakan kesuksesan lawan kami," tambahnya. Meski gagal meraih poin penuh, Barcelona tetap menempati peringkat pertama klasemen sementara dengan poin 13 dari lima pertandingan. Berikutnya, Barcelona akan menghadapi Granada di Camp Nou, Sabtu (27/9/2014).
Akan tetapi, disiplin dan rapatnya barisan pertahanan Malaga membuat Lionel Messi dan kawan-kawan kesulitan mengembangkan permainan hingga akhir laga. Menurut catatan ESPN, sepanjang pertandingan, Barcelona menguasai bola sebanyak 70 persen dan menciptakan melepaskan 10 tembakan tanpa satupun tepat mengarah ke gawang.
Adapun tim tuan rumah melepaskan dua tembakan akurat dari enam percobaan. "Masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Kami berada di arah yang benar. Kami tahu rasanya seperti apa menderita. Tetapi, ini tentang mencari solusi, bukan alasan," ungkap Enrique.
"Kami akan menjaga kritik terhadap diri kami sendiri di dalam ruang ganti. Kami harus membayar hasil pertandingan ini, tetapi hasil ini juga merupakan kesuksesan lawan kami," tambahnya. Meski gagal meraih poin penuh, Barcelona tetap menempati peringkat pertama klasemen sementara dengan poin 13 dari lima pertandingan. Berikutnya, Barcelona akan menghadapi Granada di Camp Nou, Sabtu (27/9/2014).
Selasa, 23 September 2014
Ronaldo Tetapi Prima, Benzema Pengertian
Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti mengisyaratkan akan memainkan Cristiano Ronaldo dan mencadangkan Karim Benzema, pada pertandingan Primera Division melawan Elche, di Santiago Bernabeu, Selasa (23/9/2014). Menurut Ancelotti, Benzema bisa menerima kebijakan rotasi tim.
Madrid telah memainkan empat pertandingan pada Primera Division musim ini. Dalam empat laga itu, Ronaldo bermain tiga kali dan mencetak lima gol, sementara Benzema bermain empat kali dan mencetak satu gol.
Menurut Ancelotti, ia tak menilai penyerang dari gol. Namun, untuk pertandingan melawan Elche, ia mempertimbangkan memainkan Javier Hernandez, yang sejauh ini telah mencetak dua gol dalam dua pertandingan Primera Division.
"Untuk saat ini, Ronaldo tak membutuhkan istirahat. Ia berada dalam bentuk permainan terbaik, kondisi fisik bagus, fokus. Kami lebih membutuhkannya ketika ia berada dalam kondisi terbaik," ujar Ancelotti.
"Jika Karim tidak bermain, ia akan tahu alasannya. Benzema bermain bagus (pada pertandingan melawan Deportivo La Coruna, Sabtu (20/9/2014). Namun, saya ingin memainkan seseorang yang bisa memberi kami stabilitas dan memberikan ruang bagi dua pemain tercepat kami untuk melakukan serangan balik. Jika ia tak bermain, Benzema akan menerimanya sebagai rotasi," tambah Ancelotti.
Madrid telah memainkan empat pertandingan pada Primera Division musim ini. Dalam empat laga itu, Ronaldo bermain tiga kali dan mencetak lima gol, sementara Benzema bermain empat kali dan mencetak satu gol.
Menurut Ancelotti, ia tak menilai penyerang dari gol. Namun, untuk pertandingan melawan Elche, ia mempertimbangkan memainkan Javier Hernandez, yang sejauh ini telah mencetak dua gol dalam dua pertandingan Primera Division.
"Untuk saat ini, Ronaldo tak membutuhkan istirahat. Ia berada dalam bentuk permainan terbaik, kondisi fisik bagus, fokus. Kami lebih membutuhkannya ketika ia berada dalam kondisi terbaik," ujar Ancelotti.
"Jika Karim tidak bermain, ia akan tahu alasannya. Benzema bermain bagus (pada pertandingan melawan Deportivo La Coruna, Sabtu (20/9/2014). Namun, saya ingin memainkan seseorang yang bisa memberi kami stabilitas dan memberikan ruang bagi dua pemain tercepat kami untuk melakukan serangan balik. Jika ia tak bermain, Benzema akan menerimanya sebagai rotasi," tambah Ancelotti.
Kamis, 18 September 2014
Luis Enrique, Pemain Pemain Barca Masih Manusia
Manager Barcelona, Luis Enrique, mengatakan salah satu alasan dirinya melakukan rotasi menghadapi APOEL pada matchday pertama Grup F Liga Champions di Stadion Camp Nou, Rabu (17/9/2014), karena para pemain skuad Blaugrana bukan "mesin".
Barca hanya menang tipis 1-0 atas APOEL. Gol semata wayang Barca tercipta setelah bola sundulan kepala Gerard Pique bersarang ke dalam gawang kiper APOEL, Urko Pardo, pada menit ke-28. Pada laga tersebut, Enrique merotasi sembilan pemain dari skuad Barca yang sukses meraih kemenangan 2-0 atas Athletic Bilbao di ajang Primera Division pekan lalu.
Enrique pun berpendapat harus melakukan rotasi itu agar kondisi para pemainnya tetap bugar. "Saya yakin bahwa kami akan sukses dengan bantuan seluruh pemain yang kami punya. Kami harus menganalisa mengapa laga hari ini (lawan APOEL) sangat sulit bagi kami," ungkap Enrique seusai laga.
"Para pemain bukan mesin. Mereka harus fit. Tetapi, kami juga harus meningkatkan performa," tambahnya. Raihan tiga angka atas APOEL membuat Barca menduduki posisi pertama klasemen sementara dengan poin tiga, unggul dua angka dari Ajax Amsterdam yang pada saat bersamaan menendang bola imbang 1-1 dengan Paris Saint-Germain.
Barca hanya menang tipis 1-0 atas APOEL. Gol semata wayang Barca tercipta setelah bola sundulan kepala Gerard Pique bersarang ke dalam gawang kiper APOEL, Urko Pardo, pada menit ke-28. Pada laga tersebut, Enrique merotasi sembilan pemain dari skuad Barca yang sukses meraih kemenangan 2-0 atas Athletic Bilbao di ajang Primera Division pekan lalu.
Enrique pun berpendapat harus melakukan rotasi itu agar kondisi para pemainnya tetap bugar. "Saya yakin bahwa kami akan sukses dengan bantuan seluruh pemain yang kami punya. Kami harus menganalisa mengapa laga hari ini (lawan APOEL) sangat sulit bagi kami," ungkap Enrique seusai laga.
"Para pemain bukan mesin. Mereka harus fit. Tetapi, kami juga harus meningkatkan performa," tambahnya. Raihan tiga angka atas APOEL membuat Barca menduduki posisi pertama klasemen sementara dengan poin tiga, unggul dua angka dari Ajax Amsterdam yang pada saat bersamaan menendang bola imbang 1-1 dengan Paris Saint-Germain.
Rabu, 17 September 2014
Ronaldo Sudah Tidak Ingin Bermain Di Real Madrid
Mantan Presiden Real Madrid, Ramon Calderon, mengklaim, Cristiano Ronaldo saat ini sudah muak di Santiago Bernabeu. Salah satu penyebabnya, menurut Calderon, adalah kebijakan transfer Madrid. Ronaldo beberapa waktu lalu sempat mengkritik kebijakan transfer Madrid yang menjual Angel di Maria ke Manchester United serta Xabi Alonso ke Bayern Muenchen.
Meskipun Presiden Florentino Perez sudah memberikan pernyataan tak ada ketegangan dengan Ronaldo akibat hal tersebut, spekulasi yang muncul menunjukkan bahwa striker asal Portugal itu bakal hengkang. Terlebih lagi, Ronaldo juga sempat memberikan indikasi bahwa ia akan kembali ke MU, klub yang telah membesarkan namanya.
Ronaldo mengaku masih mencintai MU dan memiliki banyak teman di Old Trafford. "Menurut saya, dia (Ronaldo) sudah muak dengan kebijakan Presiden (Perez) saat ini," ujar Calderon. "Ketika dia datang ke Real Madrid dengan adanya Arjen Robben, Ronaldo berpikir bahwa dia akan menjadi teman baik bersama Robben, tetapi ternyata setelah itu Robben dijual."
"Dua musim lalu Gonzalo Higuain dijual, dan dia tidak suka dengan hal tersebut. Musim lalu, ia juga berpikir bahwa membiarkan Mesut Oezil pergi adalah kesalahan. Sekarang, mereka justru kembali menjual Xabi Alonso dan Angel Di Maria," tambahnya.
Untuk mengantisipasi kepergian Ronaldo, Madrid pun dikabarkan menyiapkan alternatif, yaitu gelandang Chelsea, Eden Hazard. Menurut Star Sports, Madrid harus mengeluarkan dana sekitar 60 juta poundsterling (sekitar Rp 1,141 triliun) karena Tim asal london mematok harga di kisaran tersebut untuk Hazard.
Meskipun Presiden Florentino Perez sudah memberikan pernyataan tak ada ketegangan dengan Ronaldo akibat hal tersebut, spekulasi yang muncul menunjukkan bahwa striker asal Portugal itu bakal hengkang. Terlebih lagi, Ronaldo juga sempat memberikan indikasi bahwa ia akan kembali ke MU, klub yang telah membesarkan namanya.
Ronaldo mengaku masih mencintai MU dan memiliki banyak teman di Old Trafford. "Menurut saya, dia (Ronaldo) sudah muak dengan kebijakan Presiden (Perez) saat ini," ujar Calderon. "Ketika dia datang ke Real Madrid dengan adanya Arjen Robben, Ronaldo berpikir bahwa dia akan menjadi teman baik bersama Robben, tetapi ternyata setelah itu Robben dijual."
"Dua musim lalu Gonzalo Higuain dijual, dan dia tidak suka dengan hal tersebut. Musim lalu, ia juga berpikir bahwa membiarkan Mesut Oezil pergi adalah kesalahan. Sekarang, mereka justru kembali menjual Xabi Alonso dan Angel Di Maria," tambahnya.
Untuk mengantisipasi kepergian Ronaldo, Madrid pun dikabarkan menyiapkan alternatif, yaitu gelandang Chelsea, Eden Hazard. Menurut Star Sports, Madrid harus mengeluarkan dana sekitar 60 juta poundsterling (sekitar Rp 1,141 triliun) karena Tim asal london mematok harga di kisaran tersebut untuk Hazard.
Langganan:
Postingan (Atom)