Tampilkan postingan dengan label padang resto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label padang resto. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Maret 2015

Fenomena Rumah Makan Padang Resto

Rumah Makan Padang yang terkenal dengan rasanya yang pedas, banyak santan dan berminyak, dengan banyak variasi, seperti rendang, kalio, asam padeh, dendeng, pangek dan sebagainya sudah begitu akrab dengan lidah orang Indonesia Bahkan turis asing pun menyukainya. Sampai-sampai beberapa iklan produk, seperti makanan dan deterjen “menjual” masakan Padang sebagai tema iklan produknya.
Lalu darimana sebenarnya asal kata Rumah Makan Padang tersebut, padahal pemiliknya bukan hanya berasal dari Padang, tapi ada juga dari Pariaman, Solok, Payakumbuh, Batusangkar, Bukittinggi dan daerah lainnya. Bahkan pernah pada pertengahan tahun 90-an di daerah Cibubur ada Rumah Makan Padang “yang kebetulan bersebelahan dengan jamu Aneka Ginseng,” pemiliknya Orang Cina.
Dari masakan pun sudah bermacam-macam rasanya, jangankan kelengkapan bumbunya, ciri khas rasa pedas pun terkadang tidak kita temukan. Tidak jarang kita takicuh ketika makan dirumah makan yang menghidangkan Masakan Padang, merk, tampilan depan, hidangan, serta menunya memang layaknya Rumah Makan Padang pada umumnya, akan tetapi rasanya takah aia lalu se, bahkan rasa manis “layaknya masakan jawa” lebih mendominasi dibanding rasa pedas.
Tukang masak-pun belum tentu urang awak, orang Jawa sudah banyak yang mahir masak masakan Padang . Di Pulau Jawa Rumah Makan Padang sudah banyak yang di arsiteki oleh Orang Jawa, termasuk rumah makan Orang Tangaya.
Kalau dilihat sejarah tempoe doeloe, Orang Minang pergi merantau bertolak dari Padang (pelabuhan Teluk Bayur). Waktu itu belum ada hubungan udara dan darat(lintas Sumatera). Makanya setiap penumpang kapal yang berlabuh di pelabuhan “utamanya Pulau Jawa” disebut Orang Padang. Mungkin itulah salah satu faktor orang minang yang diperantauan dinamakan Orang Padang. Dan sampai sekarang memang tidak ada pelurusan terhadap panggilan tersebut. Sepertinya para pendahulu kita bisa menikmatinya, terbukti dengan pemberian merk dagang Rumah Makan Padang, yang sampai sekarang jadi produk makanan paling terkenal di seantero jagad. Dan kitapun sebagai generasi penerus sampai sekarang sudah menganggap itu sebagai hal yang biasa.
Padahal Padang hanyalah salah satu daerah administratif tingkat II di Sumatera Barat yang tidak mempunyai akar sejarah yang kuat di ranah minang. Mayoritas penduduk Kota Padang merupakan pendatang dari daerah lsekitar di Sumbar, terutama Solok, bahkan tidak sedikit yang datang dari Pulau Nias. Tidak heran di Padang sendiri kalau ada yang mengaku-ngaku asli orang Padang , malah dikatakan “urang nieh”.
Bila dalam konteks budaya, orang yang berasal dari Sumatera Barat (minus Mentawai) disebut orang Minangkabau. Jika dirantau selain Orang Padang, sering juga disebut Orang Awak atau Orang Minang “yang memang lazim dan jamak kita gunakan dan tepat sasaran. Rumah Makan Padang

Kamis, 12 Maret 2015

Rumah Makan Padang Resto Enak

Masakan Padang Resto adalah makanan yang berasal dari Minangkabau, Provinsi Sumatera Barat. Masakan ini umumnya bercita rasa pedas. Jika Anda menyukai makanan pedas maka restoran Padang adalah tempat yang tepat untuk Anda kunjungi. Masakan Padang khas ini sangat terkenal di seluruh Indonesia bahkan di dunia.
Di setiap kota di Indonesia, restoran Masakan Rumah Makan Padang umumnya selalu ada. Hal ini seakan menunjukan betapa populernya masakan ini di Indonesia. Anda bisa dengan mudah mengenali restoran Masakan Padang karena cirinya yang khas, yaitu variasi makanannya yang dipajang langsung dalam etalase kaca. Anda tinggal memilih menu yang menarik selera kemudian menikmati kelezatan makanan tersebut.
Masakan Padang Resto sering menggunakan daging ayam, daging sapi, telur, daun singkong, sayur kol, dipaduracikkan sambal sebagai menu utamanya. Masakan Padang mempunyai sambal khusus yang disebut sambal ijo.
Beberapa menu yang terkenal dari restoran Padang antara lain: rendang, soto padang, sate padang, dendeng, gulai gajebo, dan gulai kepala ikan kakap, disertai sambal balado. Hal yang paling menyenangkan saat menikmati Masakan Padang adalah menebak-nebak bumbu rahasia apa yang digunakan. Kuliner Padang terkenal dengan citarasanya yang berempah.
Cara penyajian Masakan Padang Resto sangat unik dimana pelayannya akan membawa 20 piring menu makanan ke meja Anda dalam sekali antar. Ini menjadi pertunjukan akrobatik yang menyenangkan dengan makanan tersaji dan bertumpuk dua tingkat. Anda memilih menu mana yang sesuai selera dan hanya perlu membayar makanan yang Anda makan saja.
Masakan Padang Resto dianggap sebagai simbol komunitas atau kekerabatan, karena biasanya restoran Padang dijadikan tempat berkumpul keluarga untuk makan bersama-sama. Masyarakat Minang memiliki budaya menyelesaikan masalah dengan berkumpul dan makan-makan, mulai anak, cucu sampai kakek nenek datang bersamaan. Di satu sisi hal ini merupakan pendidikan dan juga sebagai warisan tradisi mengenalkan Masakan Padang kepada generasi muda. Ini dapat dijadikan kebiasaan untuk menjamin keberadaan Masakan Padang.
Masih banyak Rumah Makan Padang yang sampai saat ini tetap mendatangkan bahan dan bumbunya langsung dari Ranah Minang. Untuk mempertahankan cita rasa makanannya yang khas, biasanya kokinya juga langsung didatangkan dari Sumatera Barat atau setidaknya mereka meminta bantuan sesama orang Sumatera Barat untuk menjaga kualitas masakan.

Selasa, 10 Maret 2015

Tempat Rumah Makan Padang Resto

Masakan Padang Resto adalah makanan yang berasal dari Minangkabau, Provinsi Sumatera Barat. Masakan ini umumnya bercita rasa pedas. Jika Anda menyukai makanan pedas maka restoran Padang adalah tempat yang tepat untuk Anda kunjungi. Masakan Padang khas ini sangat terkenal di seluruh Indonesia bahkan di dunia.
Di setiap kota di Indonesia, restoran Masakan Rumah Makan Padang umumnya selalu ada. Hal ini seakan menunjukan betapa populernya masakan ini di Indonesia. Anda bisa dengan mudah mengenali restoran Masakan Padang karena cirinya yang khas, yaitu variasi makanannya yang dipajang langsung dalam etalase kaca. Anda tinggal memilih menu yang menarik selera kemudian menikmati kelezatan makanan tersebut.
Masakan Padang Resto sering menggunakan daging ayam, daging sapi, telur, daun singkong, sayur kol, dipaduracikkan sambal sebagai menu utamanya. Masakan Padang mempunyai sambal khusus yang disebut sambal ijo.
Beberapa menu yang terkenal dari restoran Padang antara lain: rendang, soto padang, sate padang, dendeng, gulai gajebo, dan gulai kepala ikan kakap, disertai sambal balado. Hal yang paling menyenangkan saat menikmati Masakan Padang adalah menebak-nebak bumbu rahasia apa yang digunakan. Kuliner Padang terkenal dengan citarasanya yang berempah.
Cara penyajian Masakan Padang Resto sangat unik dimana pelayannya akan membawa 20 piring menu makanan ke meja Anda dalam sekali antar. Ini menjadi pertunjukan akrobatik yang menyenangkan dengan makanan tersaji dan bertumpuk dua tingkat. Anda memilih menu mana yang sesuai selera dan hanya perlu membayar makanan yang Anda makan saja.
Masakan Padang Resto dianggap sebagai simbol komunitas atau kekerabatan, karena biasanya restoran Padang dijadikan tempat berkumpul keluarga untuk makan bersama-sama. Masyarakat Minang memiliki budaya menyelesaikan masalah dengan berkumpul dan makan-makan, mulai anak, cucu sampai kakek nenek datang bersamaan. Di satu sisi hal ini merupakan pendidikan dan juga sebagai warisan tradisi mengenalkan Masakan Padang kepada generasi muda. Ini dapat dijadikan kebiasaan untuk menjamin keberadaan Masakan Padang.
Masih banyak Rumah Makan Padang yang sampai saat ini tetap mendatangkan bahan dan bumbunya langsung dari Ranah Minang. Untuk mempertahankan cita rasa makanannya yang khas, biasanya kokinya juga langsung didatangkan dari Sumatera Barat atau setidaknya mereka meminta bantuan sesama orang Sumatera Barat untuk menjaga kualitas masakan.